[IMK 8] – Menggali Prinsip Dasar Desain Interaksi

Dalam era digital ini, desain interaksi menjadi salah satu aspek penting dalam menciptakan aplikasi dan antarmuka yang ramah pengguna. Prinsip dasar desain interaksi membantu para desainer untuk mengambil keputusan yang tepat selama proses perancangan, sehingga menghasilkan produk yang intuitif dan mudah digunakan. Mari kita bahas beberapa prinsip dasar desain interaksi yang dapat membantu menciptakan pengalaman pengguna yang optimal.


Evaluasi Antarmuka

Evaluasi antarmuka merupakan langkah penting dalam memahami bagaimana pengguna berinteraksi dengan aplikasi. Penilaian terhadap sebuah aplikasi berbeda-beda antara pengguna baru dan pengguna berpengalaman. Misalnya, pengguna baru mungkin menemukan Microsoft Word sulit digunakan karena kurangnya familiaritas, sementara pengguna berpengalaman bisa lebih mudah menavigasi dan memanfaatkan fitur-fitur yang tersedia.

Faktor yang mempengaruhi penilaian pengguna:
  • Pengalaman: Pengguna yang lebih berpengalaman cenderung memberikan penilaian yang lebih positif.
  • Kebiasaan: Kebiasaan pengguna dalam menggunakan aplikasi serupa mempengaruhi kemudahan adaptasi.
  • Lama Belajar: Waktu yang dihabiskan untuk mempelajari aplikasi mempengaruhi penilaian keseluruhan.
  • Kemudahan Panduan: Panduan yang jelas dan mudah dipahami membantu pengguna baru untuk cepat beradaptasi.

Prinsip Desain Antarmuka

Prinsip desain antarmuka adalah pedoman yang membantu desainer dalam mengambil keputusan selama proses perancangan. Prinsip ini dihasilkan dari pengalaman dan pengetahuan para pakar desain.

A. Eight Golden Rules of Dialog Design (Ben Shneiderman)
1. Konsistensi: Pertahankan konsistensi dalam elemen desain dan interaksi.
2. Shortcuts: Sediakan pintasan untuk mempercepat akses ke fitur yang sering digunakan.
3. Feedback Informatif: Berikan umpan balik yang jelas dan informatif kepada pengguna.
4. Dialog Terbatas: Dialog harus memiliki lingkup tertentu.
5. Penanganan Kesalahan Sederhana: Sediakan cara yang mudah untuk menangani kesalahan.
6. Aksi Mundur/Batal: Perbolehkan pengguna untuk melakukan aksi mundur atau pembatalan.
7. Kontrol Internal: Berikan pengguna kontrol penuh terhadap sistem.
8. Kurangi Aktivitas Mengingat: Buat sistem yang meminimalisir beban memori pengguna.

B. General Principles of User Interface Design (Deborah J. Mayhew)
1. Kompatibilitas Pengguna: Sesuaikan desain dengan karakteristik dan kebutuhan pengguna.
2. Kompabilitas Produk: Pastikan desain sesuai dengan tujuan produk.
3. Kompatibilitas Tugas: Sesuaikan desain dengan tugas yang dilakukan pengguna.
4. Kompatibilitas Alur Kerja: Pastikan desain mendukung alur kerja pengguna.
5. Konsistensi: Pertahankan konsistensi dalam seluruh aspek desain.
6. Familiaritas: Gunakan elemen yang sudah dikenal oleh pengguna.
7. Kesederhanaan: Buat desain sesederhana mungkin.
8. Manipulasi Langsung: Permudah pengguna untuk berinteraksi langsung dengan elemen antarmuka.
9. Kontrol: Berikan kontrol penuh kepada pengguna.
10. WYSIWYG (What You See Is What You Get): Tampilkan hasil yang sesuai dengan apa yang pengguna harapkan.
11. Fleksibilitas: Buat desain yang fleksibel untuk berbagai kebutuhan pengguna.
12. Responsivitas: Pastikan sistem merespons dengan cepat.
13. Teknologi Tak Terlihat: Teknologi harus mendukung tanpa mengganggu pengguna.
14. Robustness: Pastikan sistem tahan terhadap berbagai kesalahan.
15. Proteksi: Lindungi data dan privasi pengguna.
16. Kemudahan Belajar: Buat sistem yang mudah dipelajari.
17. Kemudahan Penggunaan: Pastikan sistem mudah digunakan dalam jangka panjang.

C. Design Principles for Tomorrow (IBM)
1. Kesederhanaan: Jangan mengorbankan kegunaan demi fungsionalitas tambahan.
2. Support: Berikan panduan proaktif untuk menjaga pengguna tetap terkendali.
3. Familiarity: Bangun pemahaman yang baik pada pengguna.
4. Obviousness: Buat fungsi objek terlihat dan intuitif.
5. Encouragement: Permudah prediksi hasil aksi dan kemudahan pembatalan.
6. Satisfaction: Berikan pencapaian progres yang nyata.
7. Accessibility: Pastikan semua objek mudah diakses.
8. Safety: Lindungi pengguna dari masalah.
9. Versatility: Sediakan teknik interaksi alternatif.
10. Personalization: Berikan kesempatan untuk kustomisasi.
11. Affinity: Sesuaikan objek dengan kehidupan nyata melalui desain visual.

Fokus pada Pengguna

Desain interaksi yang baik harus berfokus pada pengguna. Penting untuk mengetahui siapa pengguna, kebiasaan, dan budayanya. Ini dapat dilakukan melalui wawancara, observasi, dan pembuatan persona.

Langkah-langkah dalam proses desain interaksi:
a. Wawancara pengguna: Mengumpulkan informasi langsung dari pengguna.
b. Membuat persona: Membuat karakteristik pengguna hipotetis berdasarkan data yang dikumpulkan.
c. Menjelaskan tujuan: Menetapkan tujuan desain yang jelas.
d. Membuat skenario yang jelas: Menggambarkan skenario penggunaan produk.
e. Solusi desain: Menyusun solusi desain berdasarkan analisis dan data yang dikumpulkan.

Brainstorming dan Parallel Design

Teknik brainstorming dan parallel design dapat membantu menghasilkan ide-ide inovatif dalam desain interaksi. Beberapa aturan penting dalam brainstorming meliputi:
  • Semua ide harus diterima tanpa kritik.
  • Semakin banyak ide yang dihasilkan, semakin baik.
  • Diskusi dilakukan setelah sesi brainstorming selesai.
  • Ide-ide dicatat dan diorganisasikan untuk dipilih yang terbaik.
Parallel design melibatkan berbagai alternatif desain yang diuji secara bersamaan untuk memilih yang terbaik.

Estetika dan Utilitas

Desain yang baik harus memperhatikan keseimbangan antara estetika dan utilitas. Estetika yang baik dapat meningkatkan kepuasan pengguna dan produktivitas, namun tidak boleh mengorbankan kegunaan. Beberapa prinsip estetika dalam desain antarmuka meliputi:
  • Penggunaan Warna yang Baik: Hindari penggunaan warna berlebihan dan pastikan kontras yang baik.
  • Pengelompokan dan Struktur: Kelompokkan elemen yang berkaitan secara logis.
  • Penataan Ruang Putih: Gunakan ruang putih untuk memisahkan dan menyoroti elemen penting.
  • Penataan Alur Informasi: Susun informasi secara logis dan mudah dibaca.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama