[IMK 9] – Model Kognitif Pengguna

Dalam dunia IMK, pemahaman tentang bagaimana pengguna berinteraksi dengan sistem sangat penting. Salah satu cara untuk memahami interaksi ini adalah melalui model kognitif pengguna. Model ini membantu kita memprediksi bagaimana pengguna berpikir dan bereaksi ketika berinteraksi dengan antarmuka sistem. Mari kita jelajahi lebih dalam tentang model kognitif ini.


Apa itu Model Kognitif Pengguna?

Model kognitif adalah representasi dari proses mental yang terjadi ketika seseorang berinteraksi dengan sistem. Model ini dirancang untuk memahami cara kerja pengguna, sehingga kita dapat memprediksi bagaimana mereka akan berinteraksi dengan antarmuka. Ini melibatkan pemahaman bagaimana pengguna memproses informasi, mengambil keputusan, dan melakukan tindakan.

Komponen Utama Model Kognitif

1. Persepsi
Bagaimana pengguna menerima informasi dari lingkungannya melalui sensor.

Sistem Persepsi dalam Model Kognitif
Sistem persepsi melibatkan banyak sensor dan memori pendukung, dengan memori visual dan audio sebagai komponen utama. Informasi yang diterima oleh sensor disimpan sementara dalam memori sensor sebelum dikodekan menjadi simbolik dan dikirim ke sistem kognitif.

2. Kognitif
Bagaimana pengguna memproses informasi tersebut dan membuat keputusan.

Sistem Kognitif dalam Model Kognitif
Sistem kognitif menerima informasi simbolik dari memori sensor dan menggunakannya bersama informasi yang sudah tersimpan dalam memori jangka panjang untuk memutuskan aksi atau respon yang tepat.

3. Motorik
Bagaimana pengguna melakukan tindakan berdasarkan keputusan yang telah dibuat.

Sistem Motorik dalam Model Kognitif
Sistem motorik terdiri dari prosesor dan memori. Informasi dari memori kerja dapat memicu aksi yang tersimpan dalam memori jangka panjang, menghasilkan respon yang sesuai.

Pemodelan Kognitif: Pendekatan dan Metode

Ada beberapa pendekatan yang digunakan dalam pemodelan kognitif, antara lain:

a. Model Human Processor (MHP): Dikembangkan oleh Card, Moran, dan Newell pada 1980-an, MHP memandang manusia sebagai sistem pemrosesan informasi yang terdiri dari memori dan proses operasi bersama.

b. GOMS (Goals, Operators, Methods, and Selections): GOMS menganalisis tujuan pengguna dan menguraikannya menjadi sub-tujuan serta operasi dasar yang perlu dilakukan.
Goal: Tujuan yang ingin dicapai.
Operator: Aksi dasar yang dilakukan pengguna untuk mencapai tujuan.
Methods: Urutan operator yang diperlukan untuk menyelesaikan tujuan.
Selection Rules: Aturan untuk memilih metode yang tepat berdasarkan konteks.

c. Cognitive Complexity Theory (CCT): Diperkenalkan oleh Kieras dan Polson, CCT merupakan perluasan dari GOMS yang mencakup prediksi yang lebih kompleks.

d. Keystroke Level Model (KLM): KLM fokus pada analisis tugas-tugas sederhana yang melibatkan penekanan tombol dan gerakan mouse.

Contoh Penerapan GOMS dan KLM

GOMS:
  • Goal: Membuat dokumen Word
  • Sub-goal: Membuat dokumen baru
            - Operator: Pilih ikon dokumen baru, atur font, atur ukuran font, ketik teks dokumen
  • Sub-goal: Menyimpan dokumen
            - Operator: Pilih ikon simpan, buka menu file, simpan dokumen

KLM:
  • Keystroke: Penekanan tombol keyboard termasuk shift dan tombol lainnya.
  • Pointing: Menggerakkan mouse ke target lokasi.
  • Homing: Perpindahan tangan dari mouse ke keyboard.
  • Drawing: Menggambar garis menggunakan mouse.
  • Mental: Persiapan pemikiran untuk menyelesaikan aksi fisik.
  • System Response: Respons sistem yang diabaikan jika pengguna tidak perlu menunggu penyelesaian tugas.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama